Sejarah Daikin di Dunia

Kantor Pusat Daikin di Jepang
Kantor Pusat Daikin di Jepang – Sumber: Daikinreefer

Kali ini kami akan bahas sedikit sejarah Daikin Industries di Dunia. Jika berbicara mengenai Daikin, tentu kita tak bisa lepas dari yang namanya AC atau Air Conditioner. Di Indonesia Daikin memang dikenal sebagai merk AC yang cukup mumpuni. Dengan teknologi yang canggih dan modern, AC produksi Daikin sangat digemari oleh konsumen di tanah air. Sejarah panjang Daikin dalam mengembangkan kerajaan bisnisnya saat ini membuat namanya tersohor sebagai raksasa manufaktur bidang Air Conditioner di dunia.

Daikin sendiri bukanlah perusahaan yang kacangan. Perusahaan asal Jepang ini sudah lama berdiri dan telah malang melintang dalam bidang alat elektronik, terutama produk Air Conditioner. Tak heran jika Daikin menjadi market leader dari perusahaan produsen AC di Asia dan juga dunia.

Sejak menjadi perusahaan pertama di Jepang dalam bidang manufaktur Air Conditioner, Daikin makin dikenal oleh banyak kalangan. Hingga saat ini, Daikin telah memiliki lebih dari 50 ribu pekerja yang tersebar dari seluruh penjuru dunia. Tak hanya mendirikan pabrik di Jepang saja, Daikin juga telah memiliki pabrik pembuatan AC di Negara adidaya, Amerika Serikat.

Kesuksesan Daikin tak diraih dengan instan. Perlu perjuangan ekstra keras untuk mecapai titik ini. Perjuangan tak kenal lelah untuk mengembangkan bisnis ini membuahkan hasil yang bisa dibilang sangat maksimal. Daikin berhasil menancapkan kukunya dalam industri bisinis manufaktur yang sangat bonafit di dunia. Yuk Kita cari tahu sejarah Daikin berikut ini…

Sejarah Daikin – Sumber: daikin

Sejarah Daikin

Pendiri Daikin, Akira Yamada
Pendiri Daikin, Akira Yamada – Sumber: wikipedia

Sejarah Daikin berawal dari seorang Akira Yamada pada tanggal 25 Oktober 1924. Saat itu, Daikin didirikan dan masih menjadi bagian dari Osaka Kogyo Limited. Produk pertama yang dihasilkan oleh Daikin saaat itu adalah Rational Lubricator. Perusahaan yang dipimpin oleh Akira Yamada tersebut juga melakukan pengembangan terhadap teknologi Fluorine Refrigerants.

Penggunaan nama Daikin sendiri baru digunakan pada tahun 1963. Saat itu nama perusahaan yang dipimpin oleh Akira Yamada ini adalah Daikin Kogyo Co Ltd. Di tahun itu pulalah Daikin memiliki logo perusahaan pertama yang bergambar seperti planet Jupiter.

Nama Daikin Kogyo Co Ltd. berganti lagi menjadi Daikin Industries Ltd pada tahun 1982. Hal ini dilakukan untuk memperluas pasar Daikin dan agar perusahaan lebih mendunia. Pergantian nama tersebut ternyata membuahkan hasil manis. Nama Daikin semakin dikenal oleh konsumen dari berbagai Negara dunia, termasuk Negara-negara potensial seperti Amerika Serikat, China dan Eropa.

Untuk makin memperluas jaringan bisnisnya, pada tahun 2006 Daikin membeli OYL Industries. OYL adalah perusahaan manufaktur asal Malaysia yang bergerak pada bidang pembuatan Air Conditioner. Lewat pembelian OYL Industries tersebut, Daikin menjadi perusahaan manufaktur pembuatan Air Conditioner terbesar nomor dua di dunia.

Semakin berkembangnya neraca bisnis Daikin Industries membuat perusahaan ini terus mengembangkan sayapnya. Dua tahun setelah pembelian OLY Industries, Daikin kembali memperluas jaringan bisnisnya dengan pembelian mayoritas saham dari All World Machinery Supply yang berlokasi di Harvard, Illinois.

Setelah berhasil menancapkan kukunya di jaringan bisnis dunia, terutama di kawasan Amerika Serikat, Daikin melakukan langkah berani dengan membuat pabrik pembuatan AC yang berlokasi di Houston, Texas, Amerika Serikat. Pabrik tersebut diresmikan pada tahun 2013 silam dan menjadi pabrik manufaktur AC Jepang pertama di negeri Paman Sam tersebut.

Pabrik di Texas tersebut berada di area seluas 48,000 meter persegi dan berhasil memperkerjakan lebih dari 2500 orang. Pendirian pabrik di Amerika Serikat ini menjadi puncak dari kesuksesan perusahaan yang didirikan oleh Akira Yamada ini. Keberhasilan ini juga membuat nama Daikin semakin berkibar di industri manufaktur dunia.
Tak puas dengan bisnis manufaktur pembuatan Air Conditioner saja, Daikin juga melirik bidang-bidang bisnis lain, seperti bidang kimia dan juga bidang sistem pertahanan. Di bidang kimia, Daikin turut mengembangkan industri bahan-bahan kimia, antara lain; Fluorocarbons, Fluoroplastics, FLuoro Coating, Fluoirinated Oils, Dry Air Suppliers hingga Pharmaceuticals & intermediates.

Daikin melangkah lebih jauh dengan terjun di industri sistem pertahanan. Lewat nama besarnya, Daikin turut mengembangkan perlengkapan pertahanan atau senjata. Beberapa jenis produk sistem pertahanan yang berhasil dikembangkan oleh Daikin diantaranya; Amunisi, Warheads, Granat, Aircraft parts, Fuses, Pemadam Api untuk Kebakaran Kapal, hingga Perlengkapan obat-obatan.

Perkembangan bisnis Daikin di bidang-bidang lain sedikit banyak membantu mengangkat nama perusahaan tersebut di kancah dunia. Hal ini juga bisa dijadikan ajang marketing yang bagus bagi Daikin untuk mengenalkan namanya pada pasar yang lebih luas.

Dengan perkembangan yang sangat signifikan, Daikin dituntut untuk terus berinovasi. Tantangan itu dijawab dengan baik oleh para petinggi Daikin dengan meluncurkan sejumlah inovasi dalam bidang teknologi Air Conditioner. Daikin pun selangkah lebih maju dari para competitor.

Filosofi Daikin

Kesuksesan Daikin sendiri tak terlepas dari filososi perusahaan yang menjadi dasar dan arah perusahaan. Ada beberapa filosofi utama yang selalu dikedepankan oleh Daikin. Filosofi yang pertama adalah membuat nilai baru yang berkesinambungan bagi para konsumen.

Konsumen memang menjadi prioritas utama bagi Daikin. Untuk selalu memuaskan para konsumen, Daikin selalu membuat sesuatu yang baru dan bernilai. Dan tak lupa, sesuatu yang dibuat tersebut harus selalu berkesinambungan atau berkelanjutan.

Filosofi yang kedua adalah mengembangkan teknologi penghemat tenaga nomor satu satu di dunia. Penghematan daya memang menjadi isu utama dalam bisnis yang dijalani oleh Daikin. Pengaruh lingkungan dan perubahan iklim membuat banyak perusahaan dituntut untuk mengembangkan tekonologi terkini yang mampu menghemat daya dan tenaga.

Daikin paham betul tentang isu ini. Untuk itulah Daikin tak hanya menjual tapi juga mengembangkan teknologi-teknologi terbaru yang berkaitan dengan penghematan daya. Pengembangan teknologi tersebut pasti langsung ditanamkan pada produk-produk Daikin.

Filosofi yang ketiga adalah kebebasan seluas-luasnya bagi para pekerja untuk mengembangkan perusahaan. Daikin tahu betul jika para pekerja atau karyawan adalah ujung tombak perusahaan. Oleh sebab itu, Daikin memberikan kebebasan dalam melakukan inovasi atau masukan kepada para pekerjanya.

Pekerja atau karyawan bisa dengan leluasa mengeluarkan ide-idenya untuk memajukan perusahaan. Dengan hal tersebut Daikin bisa lebih berkembang dalam hal inovasi, teknologi dan juga pelayanan. Bagi Daikin, kesuksesan perusahaan sangat dipengaruhi oleh kualitas karyawan.

Perakitan AC Daikin
Perakitan AC Daikin – sumber: gettyimages
Perakitan AC Daikin – sumber: Daikin

90 tahun lebih waktu yang dibutuhkan Daikin untuk mencapai titik kesuksesan seperti ini. Dan titik ini bukanlah akhir karena Daikin tentu akan terus berkembang dan berkembang untuk meraih kesuksesan.

Produk AC Daikin merupakan market leader dalam bidang Air Conditioner di dunia, termasuk di Indonesia. Dengan teknologi dan fitur yang selalu terbaharui Daikin menjadi produk AC favorit dari konsumen yang berasal dari Indonesia.

Jika Anda ingin membeli produk-produk AC Daikin, Anda tinggal menuju dealer-dealer resmi yang memasarkan produk AC Daikin. Salah satu dealer resmi Daikin di Indonesia adalah CV Astro. Di CV AStro Anda bisa membeli berbagai macam tipe AC Daikin dengan harga terjangkau. Dan produk-produk Daikin yang Anda beli disana, dipastikan mendapatakan garansi resmi 100%. Silakan hubungi marketing CV ASTRO di 0361-8466773 | email: service@cvastro.com

Dengan mengenal sejarah Daikin membuat Anda tak perlu meragukan produk yang dibuat perusahaan asal Jepang ini. Dengan bukti nyata, konsumen tak akan kecewa dengan produk-produk yang dihasilkan Daikin.

Click to rate this post!
(15 suara)