Berita

AC Daikin Malaysia vs Thailand, Pilih Mana?

acdaikin.com

1 komen

2 mnt, 43 dtk

Selain memproduksi mesin pendingin udara di pusatnya di Osaka, Jepang, perusahaan Daikin juga memperluas jaringannya di beberapa negara seperti China, Malaysia dan Thailand. Untuk produk dari China, sudah sulit didapatkan di Indonesia. Sedangkan untuk dua negara yang lain, masih cukup banyak stok yang bisa didapatkan.

Untuk Tipe AC split wall, Thailand lebih banyak memproduksi tipe AC Daikin dibandingkan dengan Malaysia. Negeri Gajah Putih tersebut sudah memproduksi tipe inverter, deluxe dan standar, sedangkan Malaysia hanya memproduksi tipe standar saja.

Perbedaan AC Buatan Malaysia dan Thailand

Tipe AC Daikin Standar Thailand FTNE-MV Series

Tipe ini merupakan penerus dari dua tipe sebelumnya yang sudah tidak diproduksi yaitu tipe FT-LV dan FTE-KV Series. Kapasitas PK yang tersedia untuk tipe ini masih sama dengan generasi sebelumnya yang bisa dijumpai mulai ukuran ½ PK hingga 2.5 PK.

Perbedaan tipe ini dari tipe sebelumnya adalah dari segi penggunaan freon. Tipe FTNE-MV Series sudah memakai freon R410A yang lebih ramah terhadap lingkungan. Tipe yang sering disebut juga dengan Super Mini Split ini sedikit mengalami perubahan pada kurva AC.

Konsumsi listrik untuk penggunaan AC bisa dilihat dari besar kecilnya penggunaan. Untuk tipe ini, penggunaannya bisa dikatakan lebih sedikit dari pada tipe sebelumnya. Sedangkan perbedaan lainnya hampir tidak ada lagi.

Dibandingkan dengan tipe AC Daikin lainnya, tipe standar Thailand ini unit indoor dan outdoor yang lebih pendek. Untuk itulah pemasangan AC jenis ini sangat cocok untuk ruangan kecil.

Sisanya masih sama, tipe ini dilengkapi dengan filter anti bakteri yang bernama Titanium Apatite Photocatalytic Filter dan juga memiliki 2 bilah sirip udara naik-turun.

AC Daikin Standard Malaysia R32 (FTV-AX Series)

Desain AC ini hampir mirip dengan seri FTKC-NVM4 atau yang biasa disebut dengan Inverter Smile series. Perbedaannya hanya pada lengkungan pada sirip AC yang dihilangkan pada tipe ini dan diganti dengan bentuk lurus. Perbedaan lainnya terletak pada bentuk pengendali jarak jauh yang lebih stylish dan kekinian.

Jika dibandingkan antara AC buatan Malaysia dan Thailand, yang paling mencolok adalah masalah harga. Produk keluaran Malaysia ini memiliki harga di bawah keluaran Thailand. Walau pun hanya terpaut sedikit, namun tetap saja ini merupakan kelebihan dari AC keluaran Thailand.

Perbedaan lainnya adalah tentang penggunaan freon. Pada AC standard Thailand, freon yang digunakan adalah R410A, sementara untuk keluaran Malaysia sudah menggunakan R32. Hal ini berdampak pada penggunaan watt yang menjadi lebih sedikit dibandingkan keluaran Thailand.

Keunggulan terakhir yang dimiliki oleh AC Standard Malaysia adalah dari segi penggunaan pipa. Pipa ukuran 3/8 x ¼  digunakan mulai dari AC dengan kapasitas ukuran 1/2PK hingga 1.5PK. Hal ini memudahkan pelanggan jika ingin melakukan perubahan ukuran PK sehingga tidak perlu repot memasang pipa yang baru.

Demikian ulasan perbedaan antara AC Daikin keluaran Malaysia dan Thailand berdasarkan dengan pengalaman yang ada di lapangan. Semua berbalik lagi kepada konsumen lebih senang memakai produk pabrikan dari negara mana. Kedua tipe AC ini masih banyak dijumpai di toko elektronik di tanah air. Berbeda dengan AC Daikin keluaran China yang sudah jarang bisa didapatkan.

Terlepas dari buatan dari pabrikan yang ditempatkan Daikin di negara mana pun, AC Daikin pada dasarnya adalah AC yang bisa dijamin ketangguhan dan keunggulannya. Jadi, tunggu apa lagi?.

Mau order AC Daikin? Silakan hubungi kami sebagai dealer resmi Daikin Indonesia di 0361-8466773

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 3.8 / 5. Vote count: 113

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan :

Photo of author

acdaikin.com

Dealer Resmi Daikin Indonesia, hadir di 8 kota besar. Siap Support Proyek di seluruh Indonesia..!!! KONTAK

Satu pemikiran pada “AC Daikin Malaysia vs Thailand, Pilih Mana?”

Tinggalkan komentar